Sponsor

Latest Post

Tips menghindari Jalan Berlubang

Written By Unknown on Tuesday, April 9, 2013 | 9:50 PM



Bagi anda seorang pengendara motor waspadalah bahaya jalan berlubang. Karena jalan berlubang telah banyak memakan korban jiwa. Berikut tips dalam menghindari jalan berlubang:
1.       Cek Kondisi motor anda, terutama Ban
2.       Konsentrasi penuh
3.       Jangan memacu kendaraan dengan cepat
4.        Berdoa sebelum berangkat.

Barito Hampir Permalukan Persib Bandung

Written By Unknown on Thursday, April 4, 2013 | 12:08 AM



Persib Bandung berhasil mempertahankan tren positif setelah mengalahkan Barito Putra (3-2). Dengan tambahan 3 poin. Persib berhasil masuk ke jajaran papan atas klasemen Indonesia Super League. Persib kini duduk di peringkat ke 6 dengan poin 21. 

Dalam laga ini, Persib sempat unggul melalui Maman Abdurahman di menit ke-2. Barito mampu mengungguli Persib Bandung dengan dua gol dari Dedi Hartono dan Sugeng Wahyudi. Sebelum Sergio Van Dick menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit 55. Dan kemenangan Persib ditentukan oleh Pemain Jangkung Persib asal Kamerun, Abanda Herman. Dan skor akhir 3-2 untuk kemenangan Persib Bandung. (Atlas News One/ dari Tribun Jabar)

Madrid Kandaskan Galatasaray



Bermain di kandang sendiri stadion Santiago Bernabeu, Kamis (4/4) dini hari. Cristiano Ronaldo cs berhasil mempermalukan Drogba cs dengan skor (3-0) di perempat final liga Champions Eropa. Gol di cetak oleh Mega bintang, Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Gonzalo Higuain.

Dengan hasil ini, Madrid selangkah lagi menuju semifinal liga Champions Eropa. Leg Kedua, akan dimainkan di kandang Galatasaray, Turki. Setidaknya Drogba cs. Harus menang 4-0, sedangkan Madrid dengan hasil imbang akan membawa mereka menuju Semifinal. (Atlas News one)


Hasil lainnya di perempat final liga Champions:

B.Munchen vs Juventus (2-0)
Malaga vs B.Dortmund (0-0).

PSG Imbangi Barcelona

Written By Unknown on Wednesday, April 3, 2013 | 11:52 PM



PSG berhasil menahan imbang Barcelona dengan skor (2-2) dalam laga leg pertama perempat final liga Champions Eropa di stadion Paro des Princes, Paris, Rabu (3/4) dini hari. Dengan hasil imbang ini, Barcelona memiliki kans yang tinggi untuk mengalahkan PSG. 

Di leg kedua yang dilakukan di Camp Nou, Barcelona diperkirakan tidak diperkuat sang Mega Bintang, Leo Messi yang terkena cedera hamstring. Untuk bisa melaju ke semifinal PSG setidaknya harus bisa menang 1-0, atau menahan Barca 3-3. (Atlas News One/ dari Tribun Jabar).

Negara Teater

Written By Unknown on Wednesday, March 20, 2013 | 6:24 AM


***Oleh: Nandar Sunandar, Mahasiswa Jurnalistik Semester V UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Negara Teater
from http://northfieldartsguild.org/http://northfieldartsguild.org/

Dulu, berperang melawan penjajah dengan senjata. Kini, berperang melawan korupsi dengan nyali. Tapi, nyali saja tidak cukup. Butuh kendaraan yang mampu untuk memberantas korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), adalah alat untuk memberantas korupsi. Korupsi yang sudah menjadi ‘momok’ bagi Negara ini. Telah merusak tatanan kehidupan dan pembangunan Negara. Jaminan kesejahteraan yang seharusnya di dapat rakyat. Malah, jauh panggang daripada api. Rakyat dikebiri, dan kini menuntut kesejahteraan itu hadir kembali.
Hampir, setiap hari baik di media massa (cetak, maupun elektronik) pemberitaan korupsi telah menjadi menu ‘wajib’. Yang terbaru, tubuh polri terjangkit korupsi. Proyek Simulator SIM. Rupa-rupanya, kasus ini diduga melibatkan oknum petinggi Polri. Dualisme, siapa yang menangani kasus ini menjadi lakon aneh bin ajaib (KPK atau Polri). Mirip dualisme kebijakan sepakbola kita, kubu PSSI –Djoharkah atau KPSI – La Nyalla ? Ironis, tragis dan miris.
KPK pun nyata-nyatanya dikebiri lagi oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sebab korupsi pun menjangkiti para politikus senayan. KPK yang sedianya menjalankan tugas, beberapa kali menjerat oknum anggota DPR yang diduga melakukan korupsi. Sumber  Koran Tempo, 1 Oktober 2012. Upaya-upaya pelemahan KPK pun dilakukan, Polisi misalnya : ngotot mengusut kasus simulator, tak memperkenankan KPK memeriksa sejumlah tersangka simulator, dan menarik 20 penyidik dari KPK. Sedangkan DPR, menolak pembangunan gedung KPK, memerintahkan Badan Pemeriksa Keuangan mengaudit kinerja KPK, serta memangkas kewenangan KPK dalam revisi Undang-Undang KPK. Tetap saja, upaya melemahkan ini telah membuat citra penegakan hukum ternoda.
Ramai-ramai orang mendatangi KPK. Mendukung KPK. Rektor Paramadina, Anies Baswedan mengungkapkan bahwa “KPK saat ini selalu diserang, Para koruptor tak akan diam begitu saja ketika para pemberantas korupsi bekerja.”  Hal yang sama diungkapkan, Guru Besar Hukum Airlangga, J.E Sahetapy , “Siapa pun yang ingin mengebiri kewenangan KPK, termasuk wakil rakyat di DPR, bisa dipandang (sebagai) penghianatan bangsa dan negara atau kaki tangan koruptor.”
Tak dipungkiri, kini KPK tengah tersudut. Lakon-lakon dramaturgi mengadirkan suguhan yang menarik. Para pemain: KPK, Polri, dan DPR masih harap-harap cemas. Apakah akhir ceritanya happy ending atau Sad Ending bagi penegakan hukum di Indonesia.
Rakyat menunggu, dipundak para pemainlah pusat perhatian mereka tertuju. Satu. Bersatu, KPK, Polri dan DPR melawan Korupsi. Tak dipungkiri memutus mata rantai korupsi tidaklah mudah. Untuk itu, jangan sampai korupsi menghancurkan peradaban.
Ataukah, rakyat perlu turun ke jalan untuk meneriakan keadilan. Sepertinya, people power adalah amunisi terakhir. Lakon pun usai, tirai hitam menutup panggung megah negeri ini. Dibalik layar, rakyat menunggu kejutan  dan meneriakan kata : berupa keadilan dan kesejahteraan. ***   
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Atlas News One - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger